azbaseimages.net

Post thumbnail

Poker masih diganggu oleh kejahatan, seperti yang telah saya tunjukkan dalam artikel saya Poker Struck by Tragedy. Di ruang poker bawah tanah dan di rumah, kasus penembakan, perampokan, dan balas dendam adalah hal biasa. Sementara polisi dan petugas penegak hukum ingin memberantas poker dan aktivitas terkait perjudian lainnya, mereka berfokus pada tindakan kriminal yang mengarah pada mereka. Asosiasi Poker Dunia melakukan upaya penting untuk meningkatkan reputasi poker. Setiap anggota wajib menaati Kode Etik.

Gambar gelap dan keras seperti gerombolan yang terkait dengan ruang poker, pemain yang terlihat mengancam, dan nama panggilan yang berani masih lazim di poker. Namun, Asosiasi Poker Dunia (WPA), telah berusaha untuk mereformasi poker arus utama menggunakan citra gelapnya sebagai strategi pemasaran.

Kebutuhan untuk mendorong perilaku yang lebih baik dalam poker telah menjadi strategi bertahan hidup bagi komunitas poker. Kode Etik Asosiasi Poker Dunia dibuat untuk semua anggota. Ini tidak hanya akan membantu memisahkan pemain serius dari penjahat, tetapi juga menjaga reputasi poker azbaseimages.net.

Setiap bagian memiliki lebih dari tiga klausa yang merinci prinsip-prinsip inti dari pemain poker yang serius.

Bagian I: Ketentuan Umum. Bagian ini mencakup 9 klausa yang, secara umum, mengikat pemain untuk hal-hal berikut: Bermain poker dengan profesionalisme yang ketat; hormati tangan masing-masing pemain, keputusan independen mereka tentang cara memainkannya; menghormati aturan permainan apa pun yang melibatkan mereka; memperlakukan semua orang di tempat poker dengan hormat, menahan diri dari menggunakan bahasa atau gerakan yang menyinggung dan menunjukkan perhatian kepada siapa pun yang cacat.

Bagian II: Hubungan Antar Pemain. Bagian ini berfokus pada rasa hormat antar pemain, penghindaran dan penerimaan intimidasi di meja, serta penilaian yang terlihat mengenai etnis, budaya, atau privasi pemain.

Bagian III: Hubungan Antara Pemain dan Dealer. Bagian ini menguraikan aturan untuk berurusan dengan dealer. Pemain harus profesional dan menghormati permintaan dan pertanyaan dealer. Dealer tidak boleh menghina atau memberi isyarat kepada pemain. Bagian ini juga menginstruksikan dealer untuk memperlakukan semua pemain dengan hormat dan bermartabat, untuk mengikuti aturan sepanjang permainan dan menghindari kontroversi antar pemain.

Bagian IV: Hubungan Pemain-Manajemen. Bagian ini membahas pentingnya menjaga sikap hormat terhadap manajemen turnamen atau kasino dan menjaga sikap sipil ketika ada perselisihan atau insiden. Para pemain diharapkan untuk menahan diri dari memberikan komentar atau cercaan ofensif yang ditujukan kepada personel manajemen mana pun, dan melaporkan insiden apa pun kepada direktur turnamen.

Bagian V: Hubungan Eksternal. Bagian ini mendorong pemain untuk bekerja keras untuk mengembalikan reputasi dan nama baik komunitas poker. Rasa hormat dan profesionalisme adalah aset utama yang akan membantu Anda mendapatkan rasa hormat dari seluruh dunia.